Moment indah
Tepat pukul 00.10 tiba-tiba alarm ku berdering pertanda pengingat sesuatu.
“Tinininiiiitt.....”. aku terbangunkan oleh suara bising yang sengaja ku akifkan beberapa hari yang lalu. Tangan yang gatal ini meraba alarm yang terus berdering tak hentinya.
“Tinininiiiitt.....”. berdering lagi untuk yang kedua kalinya, telingaku jadi panas dan semakin panas. Ku coba buka mata dengan perasaan terpaksa, kulihat sekelilingku lelap sekali tidurnya kecuali satu sosok yang baru saja ingin memaksakan tidur.
“Tidur sari.....besok susah bangun....!!!”.
Tangan ku beraksi kembali mengulangi yang sebelumnya.
“Tinininiiitt.....”.
“Alarm apa itu ya?, kenapa harus malam-malam gini?” fikir ku dalam hati, ku coba untuk tidur lagi, tapi... ” kenapa aku gak bisa tidur lagi? Apa mata ku sudah ngambek ?.”
Ku mulai membaca isi peringatan alarm itu, tiba-tiba air mata ku mengalir seolah-olah aku berada disisinya sambil memeluk dan menciumny. Mata ku mulai segar kembali, ternyata di kesendirian ku masih ada sosok yang menemaniku, makhluk aneh yang hitam dan mungil.
ku tak lupa meng-call-ing kakak satu-satunya yang amat ku sayang dan hanya yang satu ini lah kakak yang menyayangi ku dan telah maklumi tingkah konyolku selama ini.
ku tak lupa meng-call-ing kakak satu-satunya yang amat ku sayang dan hanya yang satu ini lah kakak yang menyayangi ku dan telah maklumi tingkah konyolku selama ini.
“ orang yang mendidik dan menyayangi kita ULTAH kak”. ( tak ada responnya).
Huuuuuuuuuhhhf.........kasian deh gue........
Aku pun meng-sms orang yang kusayangi tadi
“selamat ULTAH ya mamak sayang, Sari gak bisa ngasih apa-apa sama mama, Sari hanya bisa berdo’a semoga mama kesehatan yang panjang dan keberkahan hidup mama”
Mulanya aku tak mengharapkan balasan mama karna ku yakin mama udah tidur. Ehh....
subahanallah..... HP ku berdering...dengan semangat aku membuka sms tadi,,,
wahh........ mamak membalasnya,,tumben belum tidur ya,, apa mamak nunggu kata-kata mesra ini
subahanallah..... HP ku berdering...dengan semangat aku membuka sms tadi,,,
wahh........ mamak membalasnya,,tumben belum tidur ya,, apa mamak nunggu kata-kata mesra ini
Hmm iya juga ya,,,
“Iya, mama juga berdo’a agar anak ku yang kusayangi semua nya berhasil. Bobo ya nang !!!”
Aku merasa berada di pelukan mesranya...aku tak lagi membalas sms mamak. Ego ya aku.........
Dengan kondisi jantung berdebar di dampingi makhluk hitam aneh yang imut dan lucu dan buku yang berserakan disisiku aku pun mencoba tidur.
Ayah..Ibu.. ampuni dosa kami semua...
Ayah..Ibu.. maafkan kami dunia dan akhirat
Ayah..Ibu.. maafkan kami dunia dan akhirat
Anakmu yang menyayangimu:






No comments:
Post a Comment