Total Pageviews

Friday, 17 May 2013

 

Tak Selamanya Cinta itu Berakhir Duka




Mentari pagi sudah mulai menampakkan dirinya. Tetapi Retno belum juga tidur. Retno menangis sejak tadi malam. Retno masih tidak terima atas keputusan kekasihnya yang menginginkan hubungan mereka berakhir. Retno sangat mencintai kekasihnya itu sehingga saat kekasihnya memutuskan hubungan dengannya, dia sangat terpukul sekali. Hatinya hancur ketika mantan kekasihnya itu mengucapkan kata berpisah tanpa ada sebab jelas. Setelah Retno merasa lelah karena menangis semalam suntuk, dia pun mulai memetik senar gitar dan menyanyikan lagu yang mewakili perasaannya saat ini.


Pernahkah kau merasa jarak antara kita. kini semakin terasa stelah kau kenal dia. Aku tiada percaya teganya kau putuskan indahnya cinta kita. Yang tak ingin ku akhiri. Kau pergi tinggalkan ku...

Tak pernahkah kau sadari. Akulah yang kau sakiti. Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari. Oh Tuhan tolonglah aku hapuskan rasa cintaku. Aku pun ingin bahagia walau tak bersama diaaa...

Memang takkan mudah bagiku tuk lupakan sgalanya.. Aku pergi untuk diaa..


Judika - Aku Yang Tersakiti


Itulah sepenggal lirik lagu yang mewakili perasaannya. Retno merasakan ada orang ketiga di balik hancurnya hubungannya dengan mantan kekasihnya itu. Tetapi Retno mencoba untuk mengikhlaskan mantan kekasihnya itu untuk orang lain. Walaupun hatinya masih tak rela.


Pagi berganti siang, siang berganti malam, dan malam berganti pagi. Hari demi hari Retno lalui dengan senyuman. Dia tak ingin menampakkan kesedihannya itu kepada orang lain. Retno berusaha menjalani hari dengan penuh senyuman tanpa mantan kekasihnya itu. Retno sadar, untuk apa dia bersedih terus. Toh, mantannya itu enggak akan kembali lagi ke dia. " Keep smile Retno, tanpa dia, kamu masih bisa hidup kok. Berpisah dengannya bukanlah akhir dari segalanya :) " kata Retno pada dirinya sendiri.

Selama 2 tahun Rista men-jomblo. Retno termasuk gadis yang cantik, cerdas, baik, dan mudah bergaul. Tidak sedikit yang menyukainya. Banyak para cowok yang ingin menjadi kekasihnya, tetapi diantara cowok-cowok yang menyukainya, tidak ada 1 pun yang berkenan di hatinya. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang cowok yang beda menurutnya.

Nama cowok itu adalah Indra. Mereka bertemu di Party sahabatnya Retno yaitu Sheni. Awalnya Sheni yang mengenalkan Indra kepada Retno. Dan setelah berkenalan, mereka pun ngobrol-ngobrol. Mereka sangat cepat akrab. Semenjak itu pun mereka semakin dekat dan semakin akrab. Dan akhirnya mereka bersahabat.


Indra selalu curhat dengan Retno. Dan Retno pun begitu. Persahabatan mereka sangat erat, sampai-sampai kemana-kemana selalu berdua. Menurut Retno, Indra itu orangnya asyik, perhatian, pengertian, baik, mudah bergaul, suka bikin Retrno tertawa. Pokoknya, di mata Retno, Indra itu perfect. walaupun sebenarnya manusia itu enggak ada yang perfect sih ! hehe.


Lama-kelamaan Retno mulai mencintai Indra. Namun, Retno memendamnya. Dia enggak mau Indra tau tentang perasaan dia ke sahabatnya itu. Karena Indra mempunyai kekasih dan Retno takut hubungan Indra dengan kekasihnya hancur karena Retno. Di samping itu, Retno juga takut, hubungan persahabatannya dengan Indra hancur karena perasaannya itu. Lama Retno memendam perasaannya itu. Dan sampai akhirnya Indra putus dengan kekasihnya tanpa sebab yang jelas pula. Indra sedih saat itu. Retno menyadari bahwa Indra sangat mencintai kekasihnya itu. Semenjak itu, Retno mencoba membuang jauh-jauh perasaannya ke Indra. Walaupun itu sangat sulit menurut Retno. Dan untuk yang ke-2 kalinya, Retno harus merelakan orang yang Dia cintai, mencintai orang lain.

* * *
Retno selalu menghibur Indra. Retno tak ingin melihat orang yang dia cintai itu bersedih terus. Retno juga sangat perhatian dengan sahabatnya itu. Dengan semua sikap Retno ke Indra, mata hati Indra pun terbuka. Dan Indra pun menyadari bahwa ada yang lebih memperhatikannya daripada mantan kekasihnya itu. Lama-kelamaan, tanpa di sadari Indra pun mencintai Retno. Tetapi Indra tidak ingin menyatakan cintanya kepada Retno tergesa-gesa. Indra ingin mencari waktu yang tepat untuk menyatakan semuanya.

Once upon a time, Retno mengajak Indra untuk berlibur ke Bali. Tentu saja Indra sangat mau. Dan keesokkan harinya mereka pun berangkat ke Bali dengan menggunakan pesawat. Dan sampailah mereka di Bali. Mereka mencari tempat penginapan. Dan akhirnya ketemu. Mereka memesan 2 kamar. Lalu mereka beristirahat.


Keesokkan harinya Indra dan Retno mengelilingi kota Bali dengan di antar seorang pemandu wisata. Sore harinya, mereka menuju sebuah pantai di Bali. Pantainya sangat indah. Suasananya tenang. Mereka berdua pun duduk-duduk di tepi pantai sambil menikmati pemandangan yang ada. Dan tibalah muncul di pemikiran Indra bahwa inilah saat yang tepat untuk menyatakan perasaannya kepada Retno. Mereka berdua pun duduk-duduk di tepi pantai sambil menikmati pemandangan yang ada.


" Retno? "


" iya. Apa ind? "


" Boleh nanyak nggak? "


" Boleh. Mau nanya apa ind? "

  " Perasaan kamu ke aku sebenarnya gimana sih? "


( sambil terkejut dan gugup menjawab pertanyaan Indra ) " Aku sayang sama kamu tapi hanya sekedar sayang kepada seorang sahabat aja. knapa kamu nanya gitu ? "


( kecewa ) " oh. nggak ada kok . Aku boleh jujur ngga? "


" Ya boleh laahh "


" Sebenarnya aku sayang sama kamu. Aku cinta sama kamu. "


 " Aku udah tau kok! haha. "
 

" Tapi aku mencintai kamu lebih dari aku mencintai sahabat retno! "

( Terkejut ) " akh! kamu nggak usah becanda deh van. Nggak lucu tauk! "


" Aku sedang nggak becanda retno. Aku serius! "


" Bukannya kamu sangat mencintai mantan kekasih mu itu. kenapa sekarang kamu mencintai aku? "


"Karna aku sadar, ada orang yang sangat memperhatikan aku daripada mantanku itu. Dan aku merasa kamu sayang kepadaku lebih dari sayang ke seorang sahabat. iyakan ? "


" hmp. Iya . Aku memang menyayangimu lebih dari seorang sahabat. Namun aku berusaha untuk memendamnya karna aku tak mau merusak hubungan persahabatan kita "


" kenapa kamu ngomong gitu ? ngapa kamu engga jujur aja dari dulu. Hmp -,- "



Heniing .......................................................


( sambil memegang tangan Retno ) " Retno , aku cinta sama kamu. aku sayang sama kamu. Kamu maukan hubungan kita lebih dari sahabat? "


( Gugup ) " Aku mau saja sih. Tapi kamu harus janji ya, jika suatu saat nanti kita putus. Kita tetap jadi sahabat yah? dan kamu harus janji juga, jangan sampai ada orang ketiga diantara kita. bisa?"


" Sangat bisa. Aku JANJI. aku akan membahagiakan kamu semampu aku! Aku Janji! tapi kamu janji juga ya? "


" JANJI ! " ( smbil trsnyum ) " Sekarang kita pacaran nih ? "


" menurut kamu? "


" Ya gitu deh! haha "

Kebetulan saat itu Retnomembawa gitar. Dan Indra pun memainkan gitar itu. Merekapun bernyanyi bersama. Sambil menikmati pemandangan matahari yang akan tenggelam.


Inilah aku apa adanya, yang ingin membuatmu bahagia. Maafkan bila ku tak sempurna. Sesempurna cintaku padamu...

Ini juga ku apa adanya. yang ingin slalu disampingmu. Ku tahu semua tiada yang sempurna. Dibawah kolong langit ini...

Jalan kita masih panjang. Ku ingin kau slalu di sini...

Biar cinta kita tumbuh harum mewangi. Dan dunia menjadi saksinya. Untuk apa kita membuang- buang waktu. Dengan kata-kata perpisahan.

Demi cinta kita aku akan menjaga. Cinta kita yang tlah kita bina. Walau hari terus berganti hari lagi...

Cinta Kita Abadi Selamanya...


Semenjak itu mereka berdua semakin dekat saja. Dan tiba saatnya mereka kembali ke Pekanbaru. Saat di Pekanbaru, hubungan mereka baik-baik saja.


Sudah 3 tahun mereka berpacaran. Ada suka, dukanya dan yang pasti selalu ada pertengkaran, dan masalah. Namun mereka dapat mengatasi semuanya.. Sampai saat ini, cinta mereka masih hangat seperti yang dulu. Cinta mereka bagaikan cinta Romeo dan Juliet. Ahahay! hahha :D Mereka sangat bahagia dengan hubungan mereka saat ini. Akhirnya Retno menemui Cinta Sejatinya kembali. Walaupun Cinta itu sempat hilang. Namun, kini telah ada pengganti Cinta yang hilang itu. Dan penggantinya ini lebih dari yang sebelumnya.


Kini, mantannya Retno, ingin kembali kepada Retno dan menyuruh Retno untuk memutuskan Indra. Spontan saja, Retno langsung menampar mantannya ini lalu Retno pergi dari hadapan mantannya ini. Rasa Penyesalan datang menghantui pikiran mantan kekasihnya Retno. Dia sangat menyesal karena telah menyia-nyiakan orang yang tulus mencintai dia. Mantan Retno ini telah terkena KARMA !

END

Kutipan: Jangan pernah menyia-nyiakan orang yang telah mencintaimu dengan tulus. karna suatu saat kamu pasti akan terkena Karma.

Tidak selamanya cinta itu berakhir dengan duka. Mulai dari sekarang, bukalah mata hati kita. supaya kita tau. Apakah ada orang yang mencintai kita setulus hati seperti di cerpen " Tak Selamanya Cinta itu Berakhir Duka " ?

No comments: