CINTA SEJATI IBU
Ibu...
Hapuslah air matamu, gantikan dengan senyuman sebagai penguatku. Kerasnya hatiku bukanlah seolah bendungan benci atau tidak memperdulikanmu.
Ibu...
Janganlah engkau ucapkankan kata yang membuat khwatir tak berkesudahan. Sesungguhnya setiap tarikan nafas ini, setiap detik itu ingin kunikmati bersamanu.
Ibu..
Tahukah engkau ?
Dibalik tawa ini ada sepi yang tak bisa kujelaskan ibu, terasa sesak, mengingat engkau yang jauh disana tak ada penopang lelahmu, tak kuasa melewati waktu yang semakin meredupkan sinar diwajahmu.
Ibu...
Engkau permata, tanpamu aku terlunta-lunta, bagai lapisan debu yang akan terkikis rintik hujan.
Ibu...
Jauh disini, senantiasa aku merasakan damainya doamu, walau kadang itu cambukan hati bagi diriku yang lupa diri.
Semoga akan tetap menjadi lentera yang tak padam oleh masa. Walau badai sekalipun menghantam keras. Cintamu adalah cinta sejati.
Ibu aku mencintaimu .
No comments:
Post a Comment